Rabu, 06 April 2016

Selaraskan Jiwa

 

Ingin kupetik harum bunga di taman hatimu, 
dengan senandung pelepas rindu, 
di pagi dan senja hari, 
adakah kau menanti jiwaku di bening nuranimu?
 

Sempat kutengok nuraniku, 
pagi tadi, 
ada bening jiwamu disana, 
tersenyum pada bola mata hatiku.
 

Sungguh, 
tak berdusta aku pada beningnya suara hatimu, 
ingin ku bermain direlung hatimu, 
bermain dikisaran waktu.
 

Ingin ku menjelajahi tiap sudut nuranimu, 
dimana kau lepaskan kepastian asamu, 
pada tiap jenjang usiamu, 
tiap do’amu, 
dikisi-kisi hari, 
disitulah kita kan bertemu menembus batas cakrawala jiwa.
 

Ceritakanlah pada bening embun pagi, 
jiwamu ‘kan tengadah pada sukma sejati pelepas rindumu pada Ilahi.
 

Tetapkanlah asamu pada lautan hasrat yang menggelora dalam nuranimu.
Kibarkanlah waktu demi waktu, 

pada pagi dan petang hari.
 

Susunlah jalinan lima waktu diantara subuh sampai isyamu, 
agar tenanglah jiwamu.
 

Menarilah lidah putihmu dengan kalam Ilahi dan tariklah ujung sajadahmu hingga terbentang luas di ujung bumi, 
tempat meneduh jiwa yang fana, 
bersemilah cinta pada sang Maha Pencipta.
 

Pagi luruh dijiwaku bersama bening embun, 
sari nurani hidupku.
 

Ah. Ya. 

Kulihat binar cerah matamu menangkup lautan tentram kalbuku.
Bingkailah resahku dalam tentram hatimu, 

agar aku bisa meneduh diantara do’a indahmu dan tadarus dini pada Ilahi Robbi.
Renungkanlah, 

aku ada, 
dalam batinmu, 
sendiri dalam sunyi dan sepi hatimu.

Happy Birthday on November 22© Nirwana Life Dec’03