Rabu, 15 April 2009

Gadis Ilalang

Tak pelak lagi, laki-laki muda itu termenung di pematang sawah, menerawang kisah cintanya dengan Ilalang, seorang gadis muda yang entah sampai kapan ia harus menunggunya di pematang sawah itu, kehadirannya di pagi itu berharap gadis Ilalang ada di sana, menyambut senyumnya seperti yang sudah-sudah. Ia menyebut Ilalang, karena sang gadis selalu membawa bunga Ilalang di tangannya.
Di pagi yang gelap, gadis Ilalang tak datang untuk menemuinya, hati laki-laki muda menjadi cemas, karena kata-kata yang akan diurai untuk mencurahkan isi hatinya akan disambut gadis Ilalang yang tak pernah mau memperkenalkan dirinya, hanya setiap ditanya siapa namanya, gadis itu selalu tersenyum, kemudian tangannya yang menggenggam batang bunga ilalang ditunjukkan dihadapan muka sang pemuda. Akhirnya laki-laki muda itu menyebutnya gadis Ilalang yang bisa terbang mengikuti arah angin dan jatuh disembarang tempat sambil menumbuhkan benih baru.
Betulkah gadis itu seperti bunga ilalang?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar