Rabu, 06 April 2016

Selaraskan Jiwa

 

Ingin kupetik harum bunga di taman hatimu, 
dengan senandung pelepas rindu, 
di pagi dan senja hari, 
adakah kau menanti jiwaku di bening nuranimu?
 

Sempat kutengok nuraniku, 
pagi tadi, 
ada bening jiwamu disana, 
tersenyum pada bola mata hatiku.
 

Sungguh, 
tak berdusta aku pada beningnya suara hatimu, 
ingin ku bermain direlung hatimu, 
bermain dikisaran waktu.
 

Ingin ku menjelajahi tiap sudut nuranimu, 
dimana kau lepaskan kepastian asamu, 
pada tiap jenjang usiamu, 
tiap do’amu, 
dikisi-kisi hari, 
disitulah kita kan bertemu menembus batas cakrawala jiwa.
 

Ceritakanlah pada bening embun pagi, 
jiwamu ‘kan tengadah pada sukma sejati pelepas rindumu pada Ilahi.
 

Tetapkanlah asamu pada lautan hasrat yang menggelora dalam nuranimu.
Kibarkanlah waktu demi waktu, 

pada pagi dan petang hari.
 

Susunlah jalinan lima waktu diantara subuh sampai isyamu, 
agar tenanglah jiwamu.
 

Menarilah lidah putihmu dengan kalam Ilahi dan tariklah ujung sajadahmu hingga terbentang luas di ujung bumi, 
tempat meneduh jiwa yang fana, 
bersemilah cinta pada sang Maha Pencipta.
 

Pagi luruh dijiwaku bersama bening embun, 
sari nurani hidupku.
 

Ah. Ya. 

Kulihat binar cerah matamu menangkup lautan tentram kalbuku.
Bingkailah resahku dalam tentram hatimu, 

agar aku bisa meneduh diantara do’a indahmu dan tadarus dini pada Ilahi Robbi.
Renungkanlah, 

aku ada, 
dalam batinmu, 
sendiri dalam sunyi dan sepi hatimu.

Happy Birthday on November 22© Nirwana Life Dec’03

Rabu, 18 Februari 2015



EVALUASI SUMATIF

Tes Sumatif adalah  tes hasil belajar untuk mengetahui keberhasilan belajar murid setelah mengikuti program pengajaran tertentu.
 Tujuan: menentukan hasil yang dicapai peserta didik dalam program tertentu dalam wujud status keberhasilan peserta didik pada setiap akhir program pendidikan dan pengajaran.

Perbedaan evaluasi sumatif dan formatif
evaluasi formatif adalah suatu evaluasi yang biasanya dilakukan ketika suatu produk atau program tertentu sedang dikembangkan dan biasanya dilakukan lebih dari sekali dengan tujuan untuk melakukan perbaikan.
Evaluasi sumatif Yaitu evaluasi yang digunakan untuk mengukur atau menilai sampai dimana pencapaian peserta didik terhadap bahan pelajaran yang telah diajarkan, dan selanjutnya untuk menentukan kenaikan tingkat atau kelulusan peserta didik yang bersagkutan. Evaluasi sumatif dilakukan pada akhir program untuk memberi informasi kepada konsumen yang potensial tentang manfaat atau kegunaan program.
penilaian formatif dan penilaian sumatif  bukan terletak pada kapan atau waktu tes itu dilaksanakan, tetapi terutama pada fungsi dan tujuan tes atau penilaian itu dilaksanakan. Jika penilaian atau tes itu berfungsi dan bertujuan untuk memperoleh umpan balik dan selanjutnya digunakan untuk memperbaiki proses belajar-mengajar, maka penilaian itu disebut penilaian formatif.
Tetapi jika penilaian itu berfungsi dan bertujuan untuk mendapatkan informasi sampai dimana prestasi atau penguasaan dan pencapaian belajar siswa yang selanjutnya diperuntukan dengan penentuan lulus tidaknya seorang siswa, maka penilaian itu disebut penilaian  sumatif.      

 Validitas Isi
Yaitu pengujian terhadap isi yang terkandung dalam tes hasil belajar tersebut. Sebuah tes dikatakan memiliki validitas isi apabila mengukur tujuan khusus tertentu yang sejajar dengan materi atau isi pelajaran yang diberikan. Validitas isi merupakan validitas yang diperhitungkan melalui pengujian terhadap isi alat ukur dengan analisis rasional. Pertanyaan yang dicari jawabannya dalam validasi ini adalah “sejauh mana item-item dalam suatu alat ukur mencakup keseluruhan kawasan isi objek yang hendak diukur oleh alat ukur yang bersangkutan?” atau berhubungan dengan representasi dari keseluruhan kawasan.

Validitas Konstruksi / Construct Validity
Secara etimologis, kata kontruksi mengandung arti susunan, kerangka atau rekaan. Sebuah tes dikatakan memiliki validitas kontruksi apabila butir- butir soal yang membangun tes tersebut mengukur setiap aspek berfikir seperti yang disebutkan dalam Tujuan Instruksional Khusus.
Pengujian validitas konstrak merupakan proses yang terus berlanjut sejalan dengan perkembangan konsep mengenai trait yang diukur. Hasil estimasi validitas konstrak tidak dinyatakan dalam bentuk suatu koefisien validitas.
Dengan kata lain jika butir- butir soal mengukur aspek berfikir tersebut sudah sesuai dengan aspek berfikir yang menjadi tujuan instruksional.

Validitas Kriteria
Setiap kali kita menyebutkan istilah “ramalan” maka didalamnya akan terkandung pengertian mengenai “sesuatu yang bakal terjadi masa yang akan datang “ atau sesuatu yang pada saat sekarang belum terjadi dan baru akan terjadi pada waktu-waktu yang akan datang. Apabila istilah ramalan dikaitkan dengan validitas tes maka yang dimaksut dengan validitas ramalan dari suatu tes adalah suatu kondisi yang menunjukkan seberapa jauhkah sebuah tes telah dapat dengan secara tepat menunjukkan kemampuannya untuk meramalkan apa yang bakal terjadi pada masa yang akan datang.

Reliabilitas
Reliabilitas, atau keandalan, adalah konsistensi dari serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur. Hal tersebut bisa berupa pengukuran dari alat ukur yang sama (tes dengan tes ulang) akan memberikan hasil yang sama, atau untuk pengukuran yang lebih subjektif, apakah dua orang penilai memberikan skor yang mirip (reliabilitas antar penilai). Reliabilitas tidak sama dengan validitas. Artinya pengukuran yang dapat diandalkan akan mengukur secara konsisten,


Langkah-langkah Umum dalam membuat Tes Sumatif
Ada Enam Langkah-langkah umum yang bias dijadikan dalam membuat test sumatif
1 . Mengembangkan (Meminjam, mengadaptasi) daftar spesifikasi mata pelajaran dan kelas
2 . Menulis dan memilih butir-butir test untul sel matriks
3 . Memilih butir tes dengan berbagai macam sell dengan cara membuat sampling yang   berhubungan dengan butir tes
4 . Mengatur pilihan-pilihan tersebut secara sistematis
5 . Mendesain skema hasil penilaian untuk memperoleh informasi-informasi yang diinginkan
6 . Menghilangkan petunjuk-petunjuk yang tidak jelas bagi peserta ujian
7 . Memeriksa kembali tes yang dibuat

Selasa, 09 April 2013

SISTEMATIKA LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI ( PD )


SISTEMATIKA LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI ( PD )



LEMBAR SAMPUL 

LEMBAR IDENTITAS 

LEMBAR PENGESAHAN 

KATA PENGANTAR 

DAFTAR ISI 

PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
2.      Tujuan Umum

PENGEMBANGAN DIRI (1)
1.      Waktu Pelaksanaan dan Penyelenggara Kegiatan
2.      Jenis Kegiatan
3.      Tujuan PD
4.      Uraian Materi PD
5.      Tindak Lanjut
6.      Dampak PD

PENGEMBANGAN DIRI (2 dst)
1.      Waktu Pelaksanaan dan Penyelenggara Kegiatan
2.      Jenis Kegiatan
3.      Tujuan PD
4.      Uraian Materi PD
5.      Tindak Lanjut
6.      Dampak PD

 PENUTUP

LAMPIRAN-LAMPIRAN 
      Format Rekapitulasi Kegiatan Pengembangan Diri
      Foto Copy Sertifikat/Surat Keterangan
      Foto Copy Surat Penugasan Kepala Sekolah/Madrasah (Bila penugasan bukan dari kepala sekolah/madrasah (misalnya dari institusi lain atau kehendak sendiri), harus disertai dengan surat persetujuan mengikuti kegiatan dari kepala sekolah/ madrasah)

Tulisan Teranyar

Diterima SNBP TP 2023/2024